Ketika orang yang anda kasihi mengalami keadaan kronis, misalnya artritis, anda akan ikut dihadapkan dengan keadaan tersebut. Tapi apakah pernah terpikirkan bagaimana cara kita untuk menolong mereka lebih jauh? Untuk mendukung seorang penderita artritis, sangat penting bagi kita untuk memahami apa yang mereka hadapi setiap harinya dan juga untuk mempelajari kondisi tersebut. Walaupun belum ada pengobatan untuk artritis tetapi banyak cara lain untuk menolong mereka menghadapi keadaanya.

Adakah seseorang yg anda kenal terkena artritis?

Artritis adalah kondisi pembengkakan pada persendian yang telah degenerasi (menua atau berkurang fungsinya). Tulang rawan berfungsi untuk melindungi tulang dan sebagai penahan goncangan disaat terjadinya peningkatan gerakan. Dengan adanya degenerasi pada tulang rawan tersebut maka akan mengakibatkan pergesekan tulang. Perasaan artritis digambarkan dengan keadaan dimana pecahan gelas berada diantara persendian sehingga mengakibatkan sakit yang sangat luar biasa. Lebih dari setengah juta orang new zealand terkena artritis sepanjang hidupnya. Keturunan dan lingkungan menjadi salah satu faktor pendukung terjadinya artritis. Maka dari itu sangat penting bagi kita untuk dapat mempertimbangkan dengan bijaksana setiap kegiatan dan asupan kita setiap harinya.

Osteoarthritis


Osteoarthritis terjadi karena proses dari penggunaan sendi dan umumnya terlihat setelah seseorang berumur lebih dari 40 tahun. Seiring dengan terjadinya penuaan dan tekanan ataupun beban yang berlebih secara terus menerus pada satu lokasi maka kemampuan untuk memproduksi dan memulihkan tulang rawan pun menurun dan menyebabkan kerusakan pada area yang menjadi tumpuan beban tersebut. Terjadinya perubahan degeneratif ini meningkatkan stres pada inti kolagen dari tulang rawan tersebut dan mengakibatkan pelepasan enzim yang lebih menghancurkan tulang rawan sehingga dapat merusak sendinya. Gejala awal adalah kekakuan sendi, namun pada waktu osteoarthritis ini berlangsung, nyeri, bengkak, retak sendi dan nyeri kronis pun terjadi.

Rheumatoid Arthritis (Radang Sendi)


Rheumatoid Arthritis adalah kondisi autoimun yang dapat berkembang pada usia berapa pun dan mempengaruhi seluruh tubuh. Pengikisan tulang rawan terjadi karena reaksi autoimun di mana antibodi yang dibentuk oleh sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi. Gejala biasanya akan timbul bertahap, dimulai dengan peradangan, demam, kelelahan dan kekakuan. Pada akhirnya sendi akan terasa menyakitkan, lunak dan kekakuan di pagi hari yang berlangsung lebih dari satu jam. Radang sendiri terjadi secara sistematis, biasanya berpengaruh kepada sendi secara bilateral (contoh: kedua tangan, kedua pergelangan kaki) namun dapat berkembang dan mempengaruhi jantung, paru-paru serta kulit dan penderita sering mengalami depresi, masalah tidur dan rendah diri.

Obesitas, diabetes dan penyakit jantung


Obesitas adalah faktor pencetus yang paling utama untuk osteoarthritis. Obesitas dapat meningkatkan risiko osteoarthritis dan akan mengintensifkan semua gejala rematik. Beban memberikan tekanan pada sendi sehingga meningkatkan stres dan degenerasi tulang rawan. Obesitas tidak hanya meningkatkan risiko osteoarthritis saja tetapi diabetes tipe 2; yang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya osteoarthritis. Penderita diabetes tipe 1 mempunyai risiko terkena rheumatoid arthritis, keduanya merupakan kondisi penyakit autoimun dan mungkin dipengaruhi oleh faktor genetik.

Selain itu, sel-sel lemak membuat dan melepaskan bahan kimia yang mempengaruhi  peradangan. Peningkatan peradangan pada penderita arthritis akan menimbulkan resiko penyakit jantung, karena terjadinya perubahan di dinding pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah dan mengurangi aliran darah ke jantung.

Pertimbangan Asupan Gizi


Karena arthritis adalah suatu penyakit peradangan, maka hal terpenting adalah untuk meningkatkan alkalinitas tubuh dan menghindari makanan yang meningkatkan peradangan. Dengan mengurangi makanan asam dan makanan pemicu peradangan seperti susu, gluten, gula olahan dan kopi dapat membantu untuk mengurangi gejala tersebut. Mengurangi konsumsi daging merah dan mengubah asupan lemak; mengkonsumsi salmon dan menukar minyak nabati dengan minyak anti peradangan misalnya minyak zaitun dan minyak alpukat. Jika Anda menderita rheumatoid arthritis, ikuti diet eliminasi dan perlahan-lahan memperkenalkan kembali makanan untuk mendeteksi alergi. Meningkatkan asupan yang kaya akan anthocyanidin (blueberry, ceri, stroberi) akan memperkuat dan mencegah kerusakan kolagen dalam jaringan ikat, dan mengurangi pengikisan sendi.

Tip: Pada saat mengalami peradangan; cobalah membuat jus nanas segar, dengan jahe segar atau kunyit untuk mengurangi peradangan dan meringankan gejalanya.

Tiga suplemen unggulan untuk arthritis

1. Joint Active. Joint Active diformulasikan secara khusus untuk mendukung regenerasi dan pemeliharaan tulang rawan. UC-II menghentikan sel untuk menyerang kolagen, mengurangi peradangan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melindungi sendi. Merupakan suplemen yang efektif untuk kondisi rematik.

2. Extract Kunyit. Bahan aktif dalam kunyit adalah curcumin. Merupakan antioksidan yang kuat dan anti-inflamasi. Curcumin bekerja dengan beberapa cara untuk mengurangi peradangan. Sangat bermanfaat untuk mengurangi gejala arthritis, khususnya mengurangi kekakuan di pagi hari dan meredakan pembengkakan.

3. Opti-CoQ10. merupakan antioksidan yang kuat. Berfungsi untuk menaikkan vitalitas tubuh. CoQ10 sangat dibutuhkan untuk kesehatan kardiovaskular, meningkatkan proses pembakaran energi dan menguatkan sistem saraf. Sangat baik untuk penderita rheumatoid arthritis.

Pentingnya tetap beraktifitas

Rasa sakit yang timbul akibat arthritis meningkat secara signifikan selama melakukan aktivitas yang panjang, dan hilang dengan beristirahat. Namun mengingat resiko yang terkait dengan aktivitas fisik telah menurun, maka penting untuk tetap berolahraga dan menjaga berat badan yang ideal semampu mungkin. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan, dan ketika semua telah terkendali, melakukan latihan ringan akan sangat baik. seperti berjalan, berenang dan tai chi, meningkatkan aliran darah, menguatkan sendi dan meningkatkan kesejahteraan mental.

Menderita arthritis merupakan suatu tantangan tetapi bukan berarti bahwa Anda harus mengorbankan hal yang Anda sukai. Banyak orang yang didiagnosis dengan arthritis merasa sangat tertolong dengan berbicara kepada seseorang yang telah mengalaminya. Jika Anda menderita arthritis atau mengenal seseorang yang mengalaminya, anda dapat menggunakan artikel ini sebagai titik diskusi dan menciptakan pemahaman yang lebih baik antara Anda dan orang yang Anda cintai.